Tuhan. . .
Aku tau mungkin ini salahku. Aku yang memilih jauh darinya. Dan sekarang aku benar sungguh merasakan pilunya kalbuku karena keadaan ini.
Tuhan. . .
Seberat inikah aku harus menjalaninya, aku terlalu rapuh Tuhan. Tak bisakah engkau memutar waktu yang telah berjalan ini. Aku lelah sangat Tuhan. Lelahku sungguh tak terkira. Kadang terfikir dibenakku untuk terbang jauh dari hidup yang kini sedang aku lalui. Tapi itulah hayalku semata, aku tetap harus menjalaninya.
Tuhan. . .
Putarlah malam sehingga datang dengan cepat, supaya perih ini tak terlalu lama aku merasakannya. Biarlah aku terlelap dalam mimpi indahku. Dan saat aku terbangun nanti. Aku ingin menyapa bidadari kecilmu yang selalu memguatkanku.
Tuhan. . .
Perlahan aku tau, inilah jalan hidup yang telah kau gariskan kepadaku. Dan sekarang aku akan coba menjalaninya dengan senyuman getir yang aku coba paksakan. Setidaknya aku tau engkau masih menyayangiku dengan cobaan ini
Rabu, 26 November 2014
Tuhan, Inilah Jeritan Hambamu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar